Archive for the 'Renungan' Category

Kisah Monyet dan Angin..

Seekor monyet sedang nangkring di pucuk pohon klapa. Dia nggak sadar lagi diintip sama tiga angin gede. Angin Topan, Tornado dan  Bahorok. Tiga angin itu rupanya pada ngomongin, siapa yg bisa paling cepet jatuhin si monyet dr pohon kelapa. Angin Topan bilang, dia cuma perlu waktu 45 detik. Angin Tornado nggak  mau kalah, 30 detik, katanya. Angin Bahorok senyum ngeledek dan bilang,15 [...]

8 December 2011 at 08:41 - Comments

Bersatunya Masjid, Gereja dan Pura di Desa Pancasila

Eko Sudjarwo – detikSurabaya Lamongan – Sebuah masjid di Lamongan memiliki keistimewaan dibanding masjid-masjid di daerah lain. Masjid berarsitektur Timur Tengah di Kota Soto ini justru berdiri berdampingan kokoh dengan tempat ibadah umat Hindu-Pura dan tempat ibadah umat Kristen-Gereja. Masjid Miftahul Huda di Desa Balun, Kecamatan Turi-Lamongan berarsitektur kental timur tengah memiliki kubah besar di tengah, dengan [...]

26 August 2010 at 19:53 - Comments

Mengapa Cincin Pernikahan Harus Ditaruh di Jari Manis?

Ikuti langkah berikut ini, Tuhan benar-benar membuat keajaiban :

Pertama, pertemukan kedua telapak tangan anda, jari tengah saling silang ditekuk ke dalam. Kemudian, 4 jari yang lain pertemukan ujungnya. Permainan dimulai, 5 pasang jari tetapi hanya 1 pasang yang tidak terpisahkan.. Cobalah membuka ibu jari anda, ibu jari mewakili orang tua, ibu jari [...]

23 August 2010 at 08:32 - Comments

Defragmenting Diri

Setelah cerita singkat tentang doa yang indah, ada inspirasi indah yang layak dipetik hikmahnya berikut ini. Oleh: Prabu Darmayasa Suatu ketika, sekitar tahun 1992/93-an atau sekitar tahun-tahun itu, saya mengajak almarhum Cokorde Raka Pemayun  jalan-jalan menelusuri pinggiran kota New Delhi, sambil membelikan buku-buku tentang Agni Hotra. Pak Cok sangat senang diantar mengenal kota Delhi, khususnya deretan toko-toko [...]

20 August 2010 at 20:51 - Comments

Bernilaikah Saya?

Oleh: Samuel Mulia Suatu malam setelah bekerja seharian, saya kelaparan. Hari itu mulut dan perut ingin dikenyangkan dengan makanan ala Indonesia. Maka saya memilih sebuah warung di mal. Yaah… warung sekarang bisa berdiri di mal. Makanan ndeso masuk pasar papan atas. Harganya tentu beda. Mereka menjual makanan rakyat dengan harga setinggi langit, dengan dekor dan pernik [...]

23 November 2009 at 13:41 - Comments

Karma

Oleh: Anand Krishna* (Radar Bali, Selasa 13 Oktober 2009) Ketika anda menggunakan istilah “Hukum Karma” dalam bahasa Indonesia, lazimnya mengacu pada hukuman. Dalam bahasa Indonesia kata “hukum” memiliki makna ganda. Bisa berarti “hukum” atau bisa juga “hukuman.” Tidak demikian dalam bahasa Bali. Karma bukanlah “hukum” atau “aturan penghukuman.” Karma ialah “aktivitas” atau “tindakan.” Apapun yang anda dan saya [...]

15 October 2009 at 17:13 - Comments

Mengasah Gergaji

Oleh: Wayan Sudarma Om Swastyastu, Salam Kasih

Sebuah kisah dari Borneo. Seorang pedagang kayu menerima lamaran seorang pekerja untuk memotong kayu dengan gergaji tangan di gudang penyimpanan kayunya. Karena dijanjikan gaji yang lumayan besar dan kondisi kerja yang bakal diterima sangat baik, membuat si calon pemotong kayu itu pun bertekad untuk bekerja sebaik mungkin.

28 August 2009 at 09:02 - Comments

Sang Tikus “the Secret”

Didalam sebuah hutan, hiduplah seekor tikus ahli  filsafat, guru kehidupan  Ia mengetahui satu hal yang tidak pernah diketahui  hewan-hewan lain.  Ia yakin bahwa gelisah bisa membunuh seseorang.  Sebab, gelisah bisa membunuh kebahagiaan,  memadamkan kilauan cahaya dan menghilangkan  kenyamanan.  Selain itu, kegelisahan juga bisa menghancurkan akal,  hati  dan fisik. Pada suatu hari, ia ingin mengajari teman-teman dan  [...]

17 August 2009 at 00:32 - Comments

Mari Membaca

Oleh: Yuliati Soebeno “Culture background” di Indonesia tidak membudayakan bahwa “membaca” artinya adalah menggali ilmu yang terpendam untuk diri-sendiri. Coba saja lihat cara membesarkan anak-anak Indonesia jaman sekarang, dari kecil makan disuapi dan duduk didepan TV yang menayangkan program yang tidak mendidik. Mereka tidak dididik bahwa makan harus duduk dimeja makan. Jika kita lihat budaya membesarkan anak-anak [...]

7 August 2009 at 12:57 - Comments

The Power Of “Kepepet”

Ada 2 sebab yang membuat orang tak tergerak untuk berubah.. Yang pertama adalah impiannya kurang kuat, yang kedua tidak kepepet. Dua hal tersebut yang seringkali disebut orang sebagai motivasi. Kesalahan fatal yang timbul oleh sebagian besar motivator ataupun trainer motivasi lainnya adalah hanya menggunakan impian sebagai ‘iming-iming’ untuk menggerakkan audiens. “Apa Impian anda? Siapa yang impiannya punya [...]

18 July 2009 at 22:43 - Comments
Setujuuuuu Blih
10 August 09 at 08:27
Ini baru motivator kita
10 August 09 at 08:30
Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes